Pengembangan Modul Front-End pada Komunikasi Client-Server untuk Website Pelaporan Konten Digital dengan Evaluasi System Usability Scale (SUS) [HHN]
Keywords:
System Usability Scale, Sistem Pelaporan Digital, Usability, Website, Sistem Informasi, AntarmukaAbstract
Peningkatan penggunaan internet di Indonesia membawa berbagai dampak, salah satunya adalah bertambahnya konten negatif dan ilegal seperti pornografi, perjudian online, penipuan, ujaran kebencian, dan konten yang mengandung unsur SARA. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), jutaan konten negatif telah ditangani sejak tahun 2018 hingga 2023. Untuk mengatasi permasalahan ini, PUSSANSIAD (Pusat Sandi dan Siber Angkatan Darat) berencana mengembangkan platform pelaporan konten digital sebagai pengganti Aduankonten.id yang lebih responsif dan efisien. Platform baru ini dirancang agar masyarakat dapat melaporkan konten negatif dengan mudah dan terstruktur, serta terintegrasi dengan instansi yang berwenang.
Penelitian ini berfokus pada pengembangan modul front-end berbasis framework Bootstrap dengan arsitektur client-server untuk memastikan komunikasi yang cepat dan terstruktur. Modul front-end yang responsif dan intuitif diharapkan dapat memudahkan pengguna dalam mengakses fitur pelaporan dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Untuk mengevaluasi kebergunaan antarmuka, digunakan metode System Usability Scale (SUS), yang dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki guna meningkatkan kualitas antarmuka.
Hasil dari pengujian SUS diharapkan mampu memberikan gambaran tentang efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam menggunakan antarmuka front-end yang telah dikembangkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pelaporan konten digital yang responsif dan sesuai kebutuhan pengguna, serta mendukung PUSSANSIAD dalam upaya peningkatan layanan pengelolaan konten negatif di Indonesia.