Analisis Dampak Pelatihan Kesadaran Keamanan Siber dalam Memitigasi Risiko Human Error di PT Telkom Witel Sulbagsel [GMO]

Authors

  • 01 Nikita Maulidya Edison Telkom University Author

Keywords:

Keamanan Siber, pelatihan, human error

Abstract

Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Program Pelatihan Kesadaran Keamanan Siber (Cybersecurity Awareness Training) dapat berhasil memitigasi risiko kesalahan manusia (human error) di PT Telkom Indonesia Witel Sulbagsel. Permasalahannya adalah faktor manusia (human factor) merupakan mata rantai terlemah (weakest link) yang berkontribusi pada mayoritas insiden keamanan siber , dan terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku (knowledge-behavior gap) yang membuat efektivitas pelatihan sulit diukur. Penelitian ini krusial karena karyawan non-teknis (Finance/HC) Telkom adalah target utama serangan social engineering.

 

Metodologi yang diusulkan adalah pendekatan campuran (mixed-methods) yang berfokus pada evaluasi perilaku. Kerangka evaluasi akan menggunakan Model KAB (Knowledge, Attitude, Behavior) yang didukung oleh Teori Deterensi (Deterrence Theory). Pengumpulan data dilakukan secara daring-intensif melalui survei kuesioner pre-post test online untuk mengukur tingkat KAB dan analisis data sekunder (log/statistik) yang disediakan Tim IT Security untuk memvalidasi dampak mitigasi risiko.

 

Hipotesis awal (hipotesa awal) dalam penelitian ini adalah bahwa Program Pelatihan Kesadaran Keamanan Siber yang ada secara positif dan signifikan mampu meningkatkan Perilaku Kepatuhan Keamanan Siber karyawan dan berkorelasi dengan penurunan insiden human error. Keberhasilan ini diduga kuat dipengaruhi oleh seberapa besar karyawan menyadari konsekuensi hukuman (Perceived Severity of Sanctions).

Published

2026-02-23