Pengembangan Aplikasi Mobile dengan Pendekatan Clean Architecture serta Menerapkan Konsep Offline-First untuk Mendukung Pembelajaran Digital [UIR]

Authors

  • 01 Ronald Yakop Simorangkir Telkom University Author

Keywords:

mobile, clean architecture, offline-first, sinkronisasi data

Abstract

Perkembangan tentang teknologi mobile yang begitu cepat mendorong perubahan besar dalam dunia pendidikan dengan adanya platform pembelajaran digital. Sebagian besar platform pembelajaran digital saat ini dilengkapi dengan sistem yang hampir sepenuhnya tergantung pada koneksi internet yang stabil. Namun, sistem seperti itu menjadi hambatan utama bagi pengguna yang tinggal di daerah dengan jaringan yang kurang stabil, terutama untuk interaksi seperti membaca materi, quiz, dan menyimpan progres belajar. Oleh karena itu, penelitian ini memperkenalkan pengembangan aplikasi mobile pembelajaran digital berbasis Flutter dengan dua pendekatan utama: Clean Architecture dan offline-first. Sistem offline-first akan memungkinkan pengguna untuk menggunakan beberapa fitur aplikasi saat offline dan secara otomatis, mengambil semua data atau progres yang dilakukan pengguna dan menyinkronkannya ketika koneksi tersedia. Sedangkan, clean architecture akan memisahkan tiga lapisan sistem yaitu presentation, domain, dan data, sehingga aplikasi menjadi modular dan mudah diuji dan dikembangkan. Sebagai tanggapan, penelitian ini melibatkan banyak kasus studi empiris, yaitu kajian pustaka, analisa kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian fungsionalitas, sinkronisasi data dan pengecekan perawatan aplikasi menggunakan SonarQube. Dengan demikian, diharapkan dapat menghasilkan aplikasi pembelajaran digital yang andal, memiliki fungsionalitas jaringan fleksibel, dan struktur kode yang diinginkan untuk pengembangan jangka panjang.

Published

2026-02-23