Pengaruh Kurangnya Kesadaran Generasi Z Terhadap Phishing Attacks Menggunakan Metode Protection Motivation Theory (PMT) [GMO]
Keywords:
Generasi Z, Phishing, Protection Motivation Theory, Kesadaran Keamanan Digital, Kerentanan SiberAbstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh kurangnya kesadaran Generasi Z terhadap kerentanan mereka terhadap serangan phishing, dengan menggunakan Protection Motivation Theory (PMT) sebagai kerangka teoretis. Phishing merupakan salah satu bentuk ancaman siber yang memanfaatkan teknik manipulasi psikologis untuk mengelabui pengguna agar memberikan informasi sensitif. Generasi Z, meskipun dikenal sebagai generasi yang melek teknologi, masih rentan terhadap serangan phishing karena kurangnya kesadaran akan risiko-risiko yang ada. PMT digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi perlindungan diri responden, termasuk persepsi ancaman, efikasi respons, dan motivasi proteksi.
Data dikumpulkan melalui survei online yang disebarkan kepada responden berusia 18 hingga 24 tahun, yang sebagian besar merupakan pengguna aktif media sosial dan internet. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara rendahnya kesadaran phishing dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap serangan phishing. Faktor-faktor dalam PMT, seperti persepsi ancaman dan efikasi respons, terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku proteksi responden dalam menghadapi phishing. Berdasarkan hasil penelitian ini, rekomendasi disampaikan untuk meningkatkan edukasi keamanan digital dan program kesadaran phishing yang lebih efektif di kalangan Generasi Z. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi kerentanan Generasi Z terhadap ancaman phishing melalui pendekatan berbasis PMT.